have always wanted a navel piercing, tried twice, twice failed due to nickel allergy :(( even high grade titanium contains enough nickel to give me allergic reaction :((
Personal Information
Relationship Status:
Single - Involved
Sexual Preference:
Straight/Heterosexual
Smoking:
No Way
Liquor:
Social drinker. One or two
Exercise:
Occasionally
Your Home:
Live alone
Biography/About:
woman in mid thirties, indonesian, geologist, diver, unmarried (yet, hopefully). Smart but shy and unconfident.
The New Scientist; National Geographic; Scientific American; Focus; Digital Photography; Asian Divers; Fins
Four Most Recent Entries
Jodoh jilid 2
Dua tahun yang lalu aku menulis tentang jodoh. Di situ kubilang tadinya kukira istilah jodoh itu terjemahan dari soulmate. Ternyata bukan. Terjemahan soulmate adalah belahan jiwa, dan jodoh adalah belahan jiwa plus plus. Plus plus di sini adalah perkawinan. Kubilang waktu itu kukira aku sudah menemukan jodohku tapi ternyata belum. Aku sudah menemukan belahan jiwaku, tapi dia bukan jodohku karena dalam lingkup kultur Indonesia ada syarat lain - ikatan perkawinan. Karena itu waktu itu lalu kubilang aku tidak ingin mencari jodoh, aku sudah cukup bahagia dengan belahan jiwaku.
Bukan hal yang...
Cincin
Sudah hampir setahun cincin bermata berlian ini melekat di jari manis kiriku. Walaupun kecil, kilaunya indah sekali, sehingga aku yang tidak terlalu bisa mengapresiasi perhiasanpun sering terpesona. Sesuai tradisi di kampungnya, kekasihku memberikan cincin ini sebagai tanda ikatan dan janji, bahwa kami akan melangkah bersama menuju ke tahap berikut. Tadinya aku sempat protes - kenapa kok cuma aku yang pakai cincin, aku yang 'diikat', mana tanda pengikat di jarimu? Tapi dia cuma tertawa dan berusaha menjelaskan bahwa di kampungnya memang begini tradisinya, bukan seperti tradisi tukar cincin di...
Cinta jilid 5
Hari itu ulang tahun ibuku dan kebetulan aku ada di Jakarta. Kuundang kekasihku untuk datang. Saat bertemu ibu, diciumnya pipi ibu kiri kanan seperti adat kampungnya. Kulihat ibuku sedikit jengah lalu tertawa-tawa geli. Maklum ibuku perempuan Jawa yang agak kuno – tidak biasa dengan acara cipika cipiki dengan lelaki asing. Apalagi kekasihku brewokan, makanya ibuku merasa geli.
Tapi aku lumayan kagum juga dengan usaha ibu untuk menyesuaikan diri dan menerima kebiasaan-kebiasaan ‘aneh’ dari kekasihku, dan berusaha menerimanya sebagai bagian dari keluarga. Aku sampai terharu. Misalnya...
Cinta jilid 4
Ibuku perempuan Jawa, seperti yang sudah sering kuceritakan. Bukan berarti beliau perempuan yang selalu nrimo. Ibuku cukup keras juga. Beliau bisa marah dan menusuk dengan kata-kata. Apalagi akhir-akhir ini beliau sering setres. Kami semua tau sebabnya. Ibu ingin kami, anak-anaknya, mendapatkan pasangan seperti yang diimpikannya – Katolik, berpendidikan, punya karir, Jawa. Katanya bibit, bebet, bobot itu penting, supaya kami bahagia.
Tapi kami besar di jaman yang berbeda dengan Ibu. Lagipula Bapak membesarkan kami dengan pandangannya yang modern dan sedikit liberal. Seperti yang...