Blog Created: 8/22/04
Number of entries: 382
Number of comments: 454

Visited Blogdrive Members:
little_bebeii

Tag this Profile


Noviana Kusumawardhani
General Information

Main blog:kekasih-waktu
Age:40
Birthday:November 2nd 1967
Gender:Female
Occupation:Artistic / Creative
Education:School of life
Religion:Agnostic
Location:Indonesia, jakarta


Contact Information

Yahoo:


Appearance

Tattoo Info:Maroon Buterfly, Violet Buterfly, Ommanipadmiohm mantra :)


Personal Information

Sexual Preference:Straight/Heterosexual
Astrological Sign:Scorpio (Oct 24 - Nov 21)
Existing as:Extraterrestrial
Liquor:Social drinker. One or two
Exercise:Don't exercise


Other Blogs I Author

 BlogAuthors/Profiles    
 banyudanlangit
 RosebudClub


Four Most Recent Entries

seperti inilah
seperti inilah, aku letakka ranjang dalam dadamu kujadikan rongarongga sempit itu kamar cintaku aku bahagia mencintamu.
 
apa kabarmu malam?
Apa kabarmu malam? Sesekali kita terjaga tengah bercermin pada segala, pada fragmen kalimat yang tidak relevan, pada potongan ingatan akan sebuah kisah atau percakapan lalu tersandung serpih yang ternyata telah jadi sebutir kata kunci. Ia membuka kotak pandora dalam dada lalu menyebarkan polusi di rongga-rongga dengan kental kesedihan dalam udara. Nafas-nafas sarat lalu sesak dan berat.Apa kabarmu malam? sebuah sedih yang pada puncaknya sanggup membisukan segenapmu dalam kedap yang sempurna. kedap pepat seperti perangkap kaca tahan peluru atau ruang "airlock" pada pesawat antariksa....
 
aku perempuanmu
aku lupa pada ingatan tentang detak yang meruang dalam darahku, kealpaan yang menyekat untuk selalu diingat. detak yang selalu riuh dengan sebuah tanya yang tak pernah ingin kutahu jawabnya. Tanya yang selalu hinggar dalam diamku : akukah perempuanmu? Perempuan dengan separuh ingatan yang menguap diantara awan yang berubah menjadi gumpalan darah yang membeku dalam satu sudut kesendirian untuk dihingarkan menjadi sebuah seloka di ujung hari bernama senja.Ah, mari kita tasbihkan saja keringat kita dalam desah yang kita tempelkan begitu saja pada sebuah malam di bawah bintang.
 
itulah: kau!
sembari melafalkan wajahmu pada resonansi abjad-abjad, aku basuh lukamu dengan getir khatulistiwa. memunguti batu-batu, menghitung ujung rambutmu dari harap-harap kehadiran. menapaki jalan-jalan, menangisi kesendirian melulu. tak ada yang mencoba memecah kesuntukan. berdamai dengan matahari. itulah: kau! sebagian hari kau nampak pucat. seperti wajah bulan di telan gerhana. ayo, berikan senyummu pada cakrawala. biar segera jelma kepastian. sebagian hari kau habiskan di puncak panderman. sewaktu kau buka cerita tentang nenek moyang yang mati sebagai...
 






Copyright © 2003 - 2004 NeverX All rights reserved.
Tag board Rules     Privacy policy     Terms of Service