Berhenti Berharap
Berhenti Berharap. Mengenal dirimu, adalah sebuah anugerah tersendiri dalam jejak langkah perjalananku, mengenal dirimu adalah sebuah manis tersendiri di masa-masa studiku. Satu-satunya manis bahkan dalam 4-5 tahun aku meniti langkah di bumi darmaga. Dirimu hadir ditahun tahun terakhirku,.. apa yah namanya.. entah namun hadirmu di saat-saat penyelesaian skripsiku seperti pelangi yang hadir dimusim semi, menyajikan indah tersendiri,.. entah ada sebuah nuansa yang berbeda.. menjadikan langkah-langkah menjadi berwarna.. sebab kini aku tidak berjalan seorang diri,.. ada seseorang yang...
Bidadari Tak Tersentuh
Bidadari Tak Tersentuh
Ia tampak semakin cantik, semakin anggun kembali dengan pesonanya, membangkitkan kembali kenangan silam saat sepasang mata pertama bertemu pandang, tepatnya saat mata ini pertama memandang. Ada getar yang terpendar, dan seperti bunga bunga yang bermekaran di musim semi. Mimpi yang kudamba, angan yang kuharap.
Ia yang tampak begitu sempurna, parasnya, budinya, ilmunya, wawasannya, ketenangannya, kharismanya, lembutnya, sigapnya. Ia seseorang , tipe seseorang yang begitu kudamba, seorang bidadari yang akan menemani melalui hari-hari, saling menguatkan, saling bahu...
crispy
Crispy n Renyah
siapa bilang kawin itu enak?hayo siapa yang berani bilang begitu dijamin bakalan berubah pikiran untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Loh kok bisa begitu?karena, kumpulan cerpen ini memberikan kejutan-kejutan sederhana yang ringan, humanitis dan terkadang menggelitik.
Jadi untuk kamu-kamu nih para calon pengantin yang akan segera menikah atau pasangan yang lagi dimabuk asmara atau siapapun yang membutuhkan dan percaya pada cinta perlu berpikir ulang lagi tentang pelaksanaan impian indah sepasang anak manusia setelah membaca kumpulan cerpen ini hehe, tapi kamu...
Kaca Diri
Aku mungkin menemukan mimpi dan kehilangannya...
bukan karena aku telah berusaha dan kemudian gagal memperolehnya..
namun adalah keengganan untuk mencoba meraihnya...
adalah kilas lalu yang menjadi kaca diri..
bahwa aku hanya seorang biasa yang tertakdir menjadi biasa dan bukan untuk mereka yang luar biasa..
maka adalah asa itu yang kemudian coba di kubur dan dipendam..
dihilangkan jauh-jauh..
mungkin nanti ternyata itu adalah pilihan terbaik untukku...
namun lepaskanlah....
mungkin pilihan yang hadir bukan yang terbaik itu..
namun tetapkanlah hatimu...
bahwa pilihan yang jatuh...